Wednesday, March 18, 2009

How to Attaching Rolex Bracelet

Beberapa kali saya menerima pertanyaan baik lewat email, sms ataupun telpon mengenai bagaimana cara mengganti rantai jam terutama rantai Rolex vintage (dengan lobang pada casing). Berikut saya jelaskan bagaimana mengganti rantai Rolex (oyster):
1. Alat yang perlu disediakan untuk proses ini adalah sebuah benda lancip (bisa paku pin, jarum atau tusuk gigi) dan sebuah alat obeng yang kecil dengan ujung bercabang (springbar tool).


2. Untuk membuka ujung (kuping) rantai pada lugs, tusukkan tusuk gigi (atau apapun yang runcing) ke dalam lubang yang terdapat pada casing dan dorong kedalam. Setelah didorong tekan kuping rantai kebawah untuk melepasnya dari lugs.


3. Untuk memasang kembali rantai ke casing, posisikan springbar seperti gambar dibawah. Ujung springbar yang bawah diposisikan lebih masuk daripada yang diatas, gunanya agar satu ujung springbar ini bisa masuk kedalam spring hole di casing.



4. Tempelkan kuping rantai dengan posisi springbar yang bawah terlebih dulu masuk dalam spring hole di casing dan tempelkan kuping pada lugs.


5. Langkah terakhir, tekan ujung springbar yang diatas dengan alat obeng kecil sampai ujung springbar sejajar dengan sisi lugs kemudian tekan ke dalam, sampai bunyi..klik! (tapi ini bukan bunyi seatbelt mobil ya)..


6. Nah, sekarang rantai sudah terpasang dengan rapi. Waguzz..waguzzz! jadi sudah ndak perlu telpon saya lagi kan?.. :-)

Gambar untuk artikel ini diambil dari www.oysterworld.de dan diterjemahkan bebas (sekali) oleh admin blog ini.

Wednesday, March 11, 2009

Hands on Omega Vntage Watches

Beberapa pertanyaan yan sama saya terima mengenai mengapa begitu banyak desain jarum jam dan menit (hands) dan sebutan yang berbeda-beda untuk tiap desainnya. Pada mulai tahun 50-an Omega mulai banyak menggunakan variasi desain jarum. Perbedan jarum juga selain untuk menunjukkan peruntukan jam itu (misal jam diver, jam military dll) juga untuk alasan estetika dan trend pada masa itu. Berikut adalah jenis-jenis desain jarum jam Omega pada tahun 1954 yang di publikasikan secara resmi.



Dan berikut adalah contoh penerapannya pada beberapa jenis tipe Omega:

Dauphine hands


Leaf hands


Faceted Dauphine

Luminous Dauphine


Monday, March 9, 2009

OMEGA Constellation Cal.505 (2 pieces)

Seperti yang sudah saya bahas dalam posting article mengenai Omega sebelumnya, Omega memposisikan seri Constellation sebagai tipe premium untuk kategori jam-jam dress watch atau daily use. Terutama sekali pada tahun 50-60an Omega constellation sanggup mengalahkan dominasi Rolex dalam sertifikasi uji akurasi Chronometer. Beberapa kali Omega sanggup meloloskan lebih banyak jam dalam sertifikasi itu. Namun dominasi Constellation semakin memudar pada saat Omega mengeluarkan movement-movement generasi baru pada tahun 70-an, dan Rolex kembali berjaya.
Saya berkesempatan untuk memiliki 2 buah jam Omega Constellation dari periode tahun 50-an dengan movement cal. 505. Kedua jam ini memiliki perbedaan yang nyata terlihat dari desain dial-nya.



Constellation yang pertama memiliki desain finishing honey comb dial yang sangat halus. Indeks kombinasi bentuk lancip dan kipas (pada posisi angka 12, 3, 6 dan 9). Jarum jam dan menit model dauphine hands. Indeks, dan jarum semuanya terbuat dari emas.




Caseback terdapat logo observatorium yang juga terbuat dari emas. Caseback menggunakan sistem snap back sehingga harus dicongkel bila ingin melihat mesinnya.


Constellation 505 yang kedua menggunakan indeks model kipas secara keseluruhan, Cross hair dan semua indeks maupun jarum jam berwarna silver.