Monday, November 4, 2013

Le COULTRE 'Wrist Alarm' 10K Gold Filled Fancy Lugs


 Pertama kali melihat jam ini, saya tertarik dengan desain lugs nya yang unik. Desain lugs yang unik sering disebut sebagai 'Fancy Lugs', karena secara estetika memang berbeda dan lebih menarik dari desain lugs kebanyakan. Sisi luar lugs dibuat lebih lebar dari bagian lugs yang menempel pada casing. sehingga, secara visual, desain lugs terlihat seperti melebar ke arah luar.

 Sebelum mereview detail lain dari jam ini, pada dial terbaca kata 'Le Coultre', bukan 'Jaeger LeCoultre' yang sering kita lihat. Melihat dari sisi sejarah, Merek Jaeger LeCoultre sendiri merupakan penggabungan dari dua nama, yaitu Antoine LeCoultre dan Edmond Jaeger. LeCoultre merupakan produsen jam yang sudah berdiri sejak 1833, sedangkan Edmond Jaeger adalah seorang pengusaha jam dari Perancis yang khusus membuat jam bagi angkatan bersenjata Perancis. Pada tahun 1903, Jaeger 'menantang' para produsen movement dari Swiss untuk memproduksi secara massal movement mekanik paling tipis yang telah dia desain. Tantangan ini ditanggapi dan disanggupi oleh Jacques-David LeCoultre, yang merupakan cucu dari Antoine LeCoultre, untuk memproduksi movement mekanik paling tipis pada saat itu, yang diberi nama 'Ultra Thin'. Jaeger dan LeCoultre mulai bekerja sama untuk memproduksi movement tersebut di tahun 1907. Pada tahun 1937, Kerja sama antara Edmond Jaeger dan keluarga LeCoultre ini dikuatkan dengan membentuk sebuah perushaan baru yang menggabungkan 2 nama mereka: Jaeger-LeCoultre, dan nama tersebut digunakan hingga saat ini.

Agar produk yang dihasilkan oleh Jaeger dan LeCoultre ini bisa lebih dikenal di seluruh dunia, maka ekspansi yang pertama dilakukan keluar Eropa adalah ke Amerika. Sayangnya, Amerika menetapkan bea masuk yang tinggi untuk setiap jam Jaeger-LeCoultre yang di ekspor ke negara tersebut. Untuk mengakali ketentuan ini, maka diambil keputusan yang cerdas, yaitu mengirimkan jam ke Amerika dalam bentuk terurai dan tanpa casing. Untuk kebutuhan casing jam, Jaeger mencari produsen casing dari Amerika yang mampu membuat casing sesuai dengan desain yang ditentukan oleh pihak Jaeger. Akhirnya, ada beberapa perusahaan pembuat casing di Amerika yang bersedia untuk memenuhi kebutuhan tersebut. JLC bekerja sama dengan perusahaan 'Longines-Wittnauer' untuk memasukkan jam JLC ke Amerika. Perusahaan ini juga mendatangkan jam Vacheron Constatntine ke Amerika. sejak tahun 1932, JLC mulai mengirimkan movement, dial, jarum jam ke Amerika lewat perusahaan ini, untuk kemudian di rakit dengan casing yang sudah disediakan oleh vendor dari Amerika. Jenis casing yang banyak digunakan adalah gold filled 10K dan solid gold 14K.


Mengapa hanya tulisan 'LeCoultre' saja yang dituliskan pada dial. Selain masalah bea masuk yang tinggi untuk memasukkan jam dalam bentuk utuh, ternyata nama 'Jaeger' pun menjadi masalah di Amerika karena terkait dengan paten. Akhirnya, JLC memutuskan untuk hanya menuliskan nama 'LeCoultre' pada setiap jam yang dibuat dan dipasarkan di Amerika. Nama 'LeCoultre' sendiri sudah dipatenkan dan dimiliki sepenuhnya oleh The Societe Anonyme de la Fabrique D'Horlogerie LeCoultre & Cie, Le Sentier. Penggunaan nama 'LeCoultre' berakhir pada tahun 1985, karena masalah trademark sudah bisa diselesaikan di Amerika dan sejak saat itu diganti menjadi 'Jaeger-LeCoultre' sampai sekarang. Dan sejak saat itu pula, JLC tidak lagi menggunakan casing yang dibuat di Amerika.


Pada setiap jam LeCoultre, akan terdapat informasi yang menunjukkan bahwa jam ini menggunakan casing dan dirakit di Amerika. Pada case back bagian dalam terdapat tulisan "CASED and TIMED in USA" by LeCoultre. Kemudian ada informasi 10K Gold Filled. Movement yang digunakan adalah manual winding alarm movement, yang merupakan movement alarm generasi pertama dari JLC. Terdapat penutup terbuat dari logam yang berfungsi untuk menggaungkan suara ketukan alarm dari movement sehingga bisa lebih keras terdengar. Pada tutup movement terlihat lubang pada bagian 'kompas' jam untuk melakukan adjustment.


Berbeda dengan jam mekanikal alarm produksi JLC yang dibuat di Swiss menggunakan sebutan 'MEMOVOX' sedangkan untuk LeCoultre ini menggunakan bahasa Inggris 'Wrist Alarm' yang dituliskan di bawah segituga berwarna biru untuk menunjukkan waktu alarm. Tulisan 'Wrist Alarm' dibuat sewarna dengan segitiga. Dial jam dibuat Two Tone dengan gradasi warna keemasan. Kondisi dial masih sangat bagus mengingat usia jam ini sudah 60 tahun lebih. Indeks radium yang terdapat di lingkaran dalam berwarna lebih tua, masih menempel dan sudah berwarna kecoklatan. Kalau diperharikan lagi, pada ujung jarum jam dan menit juga terdapat radium yang ditempelkan di ujung jarum. Jarum detik dibuat dalam finishing blued steel, dan terlihat menarik karena kontras dengan warna dial yang dominan kuning keemasan.


Karena nama 'Jaeger' dihindari untuk produk JLC yang dijual dan diproduksi di Amerika, maka pada logo dibuat unsigned. Berbeda dengan jam JLC pada umumnya yang menuliskan inisial JL pada setiap crown.
Diameter jam sekitar 35mm tanpa crown dan menggunakan case back model screw. Selain yang tertulis pada caseback bagian dalam, tulisan 10K Gold Filled juga terdapat pada caseback bagian luar yang dituliskan di pinggir.


Walau jam ini sudah berusia tua, tapi tetap terlihat cantik karena kondisi casing dan dial yang masih relatif bersih dan utuh. Bunyi alarm nya pun masih cukup keras. jam ini terlihat lebih klasik ketika dipadukan dengan strap lizard skin dari HIRSCH.


Saturday, August 17, 2013

OMEGA Speedmaster Mark II 'Racing' Dial, Box and Paper!..


Sejak menggemari jam tangan antik, Ini adalah Omega speedmaster mark II Racing dial ke-3 yang saya miliki. Mark II racing dial pertama saya dapatkan pada bulan Maret 2009, kemudian dapat lagi pada bulan Juni 2011 dan terakhir pada bulan Juni 2013 kemarin saya mendapatkan Racing dial ke-3 dan merupakan mark II racing dial terbaik dan paling lengkap yang pernah saya miliki. Karena itu, saya hanya simpan racing dial ini dalam koleksi saya.


Diantara sekian banyak tipe Speedmaster yang diproduksi oleh OMEGA. Mark II racing dial lah yang menurut saya paling atraktif desainnya dan paling saya sukai. ttentu saja selain tipe moonwatch 861 yang telah lebih dulu disebut sebagai 'The Legend dan icon dari Omega. Jam ini saya dapat dari seseorang yang mendapatkan jam ini sebagai pemberian dari ayahnya. Jam ini dibeli dari baru pada bulan November tahun 1974 di toko jam Cortina Singapura. karena dibeli dari baru, jadi box dan sertifikat jam masih disimpan dengan baik. Sangat jarang saya menemui sebuah Omega sport antik yang masih memiliki box dan paper seperti ini.


Karena jam ini sering digunakan sehari-hari, pada kaca sudah terlihat banyak baret halus dan sampai saat ini saya biarkan saja karena memang jam ini belum pernah dipoles baik kaca maupun casing-nya. Warna abu-abu yang khas dan chequer minute track yang menggunakan kombinasi warna abu-abu dan orange juga masih terlihat dengan jelas. kalau nanti kaca jam ini saya poles dan menjadi bersih, tentu warna dial akan menjadi semakin jelas terlihat.



Friday, August 16, 2013

ROLEX GMT Master Ref.16750 'Pepsi' Matte Dial, Ca.1984


 Semakin lama keberadaan jam Rolex sport antik yang dalam kondisi bagus sudah sangat jarang dijumpai, kalaupun ada, harganya sudah mulai naik. Keberadaan yang semakin jarang ternyata juga dipicu oleh semakin naiknya value jam-jam sejenis ini di pasar Amerika dan Eropa. kalau anda perhatikan website jualan online semacam ebay atau chrono24 yang sering dijadikan acuan, harga-harga nya sudah jauh berbeda dari kondisi 2-3 tahun lalu. Beberapa pedagang luar negeri yang datang ke Indonesia seringkali juga harus kecewa karena ternyata di Indonesia, yang sebelumnya dianggap 'sorga' buat belanja jam antik, juga semakin sulit mendapatkan jam sejenis.

Selama menekuni hobby jam antik sejak tahun 1997, saya beberapa kali pernah menyimpan Rolex GMT antik ref 1675 dan 16750, tapi baru kali ini saya mendapatkan seri 16750 yang masih menggunakan dial lama (matte dial). 16750 dengan matte dial diyakini memiliki value yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan tipe sejenis yang sudah menggunakan dial baru (glossy dial).


Jam ini saya dapat dari seseorang yang mengirimkan foto jam Rolex yang merupakan warisan dari orang tuanya yang sudah lama meninggal. Jam ini lebih banyak disimpan di brankas daripada dipakai. Awalnya saya mengira kalau ini adalah 1675 karena dialnya adalah matte dengan warna indeks sudah mulai menguning (patina). Pada saat bertemu, saya buka rantai dan melihat kalau ternyata ini adalah tipe 16750 yang diproduksi pada tahun 1984 (SN 8,1XXX,XXX). Kondisi jam masih bagus dengan mika masih original dan dial yang bersih. casing masih siku dan belum pernah dipoles dan yang penting lagi adalah kondisi movement dalam kondisi bersih dan sehat. Rantai jam menggunakan rantai Oyster untuk submariner 93150. Kemungkinan raantai jam ini pernah tertukar dengan Rolex Submariner dari pemilik sebelumnya.


GMT 16750 diproduksi oleh Rolex sejak tahun 1981 hingga tahun 1988. Produksinya menggunakan 2 varian dial, matte dan glossy. Dial matte 16750 diproduksi sampai dengan serial number 9,XXX,XXX, jadi kemungkinan sampai tahun 1985-1986. Sisa produksi 16750 menggunakan dial yang sama dengan yang digunakan pada generasi Roolex kristal. Dial yang digunakan pada 16750 ini merupakan dial Mk1, hal itu bisa dilihat dari bentuk coronet Rolex (logo) yang lebih ramping dan tinggi. Kemudian, di bawah coronet Rolex sejajar dengan huruf 'L' pada tulisan ROLEX dan huruf 'E' pada tulisan PERPETUAL. Kemudian pada bagian bawah (tulisan 'GMT-MASTER SuperlativeChronometer Officially Certified', huruf 'A', 'H' dan 'C' berada dalam 1 garis lurus.


Secara overall, kondisi 16750 ini masih sangat baik. Ada bagian yang baret di sisi casing tapi atas saran seorang teman sehobby yang mendalami Rolex vintage, sebaiknya tidak usah dipoles karena akan merusak penampilan keseluruhan casing.