Friday, October 7, 2016

SEIKO Presmatic Hi-Beat 5146-7090


SEIKO Presmatic, menurut saya, adalah salah satu model SEIKO vintage yang berada 'diluar radar'. Model ini tidak banyak dibahas dalam forum dan juga memang jarang melihat sebuah Presmatic yang masih dalam kondisi baik dan utuh. Keberadaannya jarang dibicarakan mungkin juga karena dipengaruhi oleh keberadaan atau jumlah model ini yang tidak sebanyak model dressy Seiko lainnya. Presmatic, yang disebut juga sebagai Seikomatic-P untuk pasar domestic Jepang, mulai diproduksi pada Maret 1967di pabrik Daini. Generasi awal Presmatic menggunakan low beat movement cal.5106 yang memiliki 19,800 bph dan memiliki 33 jewels. 


Pada tahun 1969, SEIKO menghentikan produksi 5106 dan menggantikannya dengan versi hi-beat 28,800 bph dengan Cal.5146. Secara kualitas produk dan movement yang digunakan, Presmatic sepertinya diposisikan sedikit atau sama dengan King Seiko. Ini terlihat dari kualitas dan konstruksi movement. Nama Presmatic dibuat untuk keperluan ekspor ke negara non-Asia dan pada versi generasi kedua nama Seikomatic-P tidak lagi digunakan. Produksi Preesmatic 5146 high beat dihentikan pada tahun 1970 dan dibuat dalam beberapa varian. Presmatic dalam posting ini adalah 5149-7090 yang desainnya menyerupai casinga C-Shape constellation.

Dial 7090 ini dibuat seperti bertekstur serupa tikar berwarna silver. Dimensi casing sekitar 38mm tanpa berikut crown. Keunikan Presmatic adalah mekanisme quick set date dilakukan dengan menekan crown bagian tengah yang berbentuk hexagonal.


Rantai Presmatic ini merupakan bawaan asli dari model 7090. Bagi saya, desain dan bentuk rantai ini nyaman dipakai dan pada claps terdapat grafiran Presmatic. Untuk jam yang usianya sudah 46 tahun, kondisi Presmatic ini masih sangat bagus, dan sulit untuk mendapatkan sebuah Presmatic dalam kondisi bersih dan utuh seperti ini.


Monday, October 26, 2015

BREITLING Navitimer 806 dan ENICAR Sherpa Ultra Dive


Suatu sore pada weekend minggu lalu, saya kedatangan seorang kawan lama penggemar jam antik. Tidak seperti biasanya, saat itu dia datang dengan membawa serta koleksi jam antiknya. Koleksinya memang tidak banyak, tapi kualitas dan tipe jam yang dikoleksi bisa membuat orang yang melihatnya berdecak kagum. Dalam 2 kotak jam yang dia bawa saya melihat beberapa tipe jam antik yang sangat saya sukai dalam kondisi yang bagus dan sangat bagus untuk sebuah jam antik. Terdapat beberapa Enicar, Breitling dan Tag Heuer (modern).


 Jam pertama yang membuat saya kagum adalah sepasang BREITLING Navitimer vintage Ref.806. 
Seperti diketahui, BREITLING mulai memproduksi Navitimer tahun 1952 dengan membubuhkan lambang AOPA (Aircrafts Owner and Pilots Association) berupa sepasang sayap mengembang dan dipasang pada posisi jam 12. Navitimer sendiri merupakan kependekan dari kata 'Navigation' dan 'Timer' dan awalnya jam ini memang diproduksi bagi penggemar Aviasi. Kenyataan yang menarik tentang logo AOPA yang mulai dipakai BREITLING pada Navitimer sejak tahun 1952, karena kerjasama resmi antara BREITLING dan AOPA baru mulai dilakukan pada tahun 1960.


Dari 2 Ref.806 diatas, sebelah kiri adalah salah satu the most sought after BREITLING vintage, yaitu 806 first edition yang diproduksi pada tahun 1952. Cerita di balik cara mendapatkan jam ini jauh lebih menarik dari jam itu sendiri. Jam ini waktu pertama kali didapat dalam kondisi mati suri karena selama puluhan tahun tidak pernah diambil dan dipakai karena rusak dan selama puluhan tahun tersebut hanya didiamkan di laci meja. Jam ini kemudian berusaha 'dihidupkan' kembali dengan mencari parts yang sudah aus untuk kemudian dicangkokkan pada movementnya. Kondisi jamnya sendiri sudah terlihat tua dengan warna patina yang sudah merata. Namun, tetap saja jam ini terlihat menarik dan memiliki karakter yang kuat sebagai tools watch dan profesional.

806 first edition ini menggunakan manual winding chronograph movement legendaris yaitu venus 178 dengan column wheel. Penggunaan Venus 178 ini hanya berlangsung sampai tahun 1954 saja dan diganti dengan the other legend yaitu Valjoux 72. Tidak ada informasi resmi dari BREITLING terkait periode pengggunaan Valjoux 72 ini. BREITLING memang termasuk banyak menggunakan jenis movement ini untuk jenis yang berbeda. Karena itulah 806 yang menggunakan Venus 178 ini disebut sebagai highly collectible navitimer. Pada gambar diatas, Navitimer yang berada disebalahnya adalah 806 generasi kedua yang sudah menggunakan Valjoux 72. Kondisinya masih sangat bagus dan luar biasanya lagi...masih lengkap dengan box dan paper!..


jam sport vintage lain yang sangat saya sukai adalah Enicar. Dari 4 Enicar yang dibawa diantaranya adalah Enicar Jet Graph Val.72, Jet Graph GMT Val.72C, Sherpa Guide dan yang paling collectible adalah sebuah Sherpa Ultra Dive!...

Enicar Ultra Dive diyakini populasinya masih lebih jarang dari Jet Graph dan Sherpa Guide. Enicar membuat desain yang unik dengan membuat semacam 'kupingan' yang melindungi crown jam. ENICAR termasuk produsen jam yang berani melawan arus mainstream dalam desain jam pada masa tahun 60-an dengan memproduksi jam yang berdimensi besar. Ultra dive ini menggunakan inhouse automatic movement Cal.AR1145.


Duo Monaco ini cukup menarik perhatian, terutama yang putih yang merupakan Gulf limited edition. Monaco memang memproduksi beberapa tipe Gulf dan saya baru lihat versi putih dari Gulf edition ini.



Sunday, January 11, 2015

BREITLING Navitimer Ref.806 Vintage, Rare!


BREITLING adalah salah satu merek jam yang terkait erat dengan dunia penerbangan, dan salah satu tipe yang paling banyak dibicarakan adalah Navitimer. Kepopuleran Navitimer semakin bertambah dengan adanya beberapa negara yang secara resmi memakai Breitling sebagai jam resmi Angkatan Udara mereka. 

Sejarah Navitimer sendiri sebenarnya masih diselubungi mistery dan tidak sepenuhnya diyakini sebagai hal yang valid. bahkan kantor pusat BREITLING SA di Grenchen juga tidak memiliki data terkait produksi pertama dari Navitimer. Sejarah yang ada merupakan hasil pengamatan dan mencocokkan dengan informasi yang sepotong-sepotong. Apa sudah pasti adalah kesuksesan Chronomat, sebagai the world's first slide rule chronograph yang diproduksi pertama kali pada awal tahun 1940-an, Breitling kemudian membuat slide rule chronograph kedua dan diluncurkan pada periode 1952 (diklaim oleh Breitling) dan 1954 (diyakini oleh para Breitling experts). Jam tersebut memiliki logo AOPA - the Aircraft Owners and Pilots Association - yang dicetak pada dial. Untuk dial ini ada 2 pendapat yang berbeda. pertama, BREITLING membuat jam ini khusus untuk anggota AOPA. Kedua, BREITLING membuat tipe ini secara massal dan AOPA melakukan order khusus untuk anggota mereka.
 

BREITLING Navitimer yang akan di review kali ini adalah Ref.806, merupakan jenis Navitimer vintage yang paling banyak diburu oleh para kolektor Breitling. 806 diyakini mulai diproduksi BREITLING sejak awal tahun 1960 dengan berbagai variasi dial dan movement. Bedanya dengan navitimer periode sebelumnya, 806 mulai diproduksi dengan sub register berwarna terang (white-silver). Selain itu, BREITLING juga merubah desain jarumnya. Desain inilah yang kemudian dipakai hingga saat ini dan menjadi salah satu icon BREITLING. Pada era ini, Navitimer memiliki 2 desain sub register. Periode awal tahun 60-an, sub register nya dibuat lebih kecil dan setelah tahun 1966 mulai menggunakan dimensi sub register yang lebih besar hingga tulisan NAVITIMER nya nyaris bersentuhan dengan Sub register.


Pada caseback terlihat kode angka 806. Navitimer ini menggunakan manual chronograph movement yang dipasok oleh Venus dengan Venus Cal.178. Penggunaan movement ini tidak berlangsung lama dan digantikan oleh Valjoux 7736 pada tahun 1967. Untuk membedakan jenis movement yang digunakan, BREITLING memberikan kode berbeda, yaitu 806-36 atau 806-E. Venus 178 tidak lagi digunakan karena memang produksi movement tersebut tidak banyak, karena itu navitimer yang mengggunakan Venus 178 dianggap sebagai Navitimer yang lebih sulit didapat..


Secara visual, Navitimer 806 ini tidak terlihat berbeda dengan Navitimer yang diproduksi saat ini. BREITLING memang tidak banyak merubah desain dan mempertahankan desain klasik ini sampai sekarang. Dimensi jam ini adalah 40mm tanpa crown. Penggunaan Crown besar dengan logo B untuk mempermudah dalam melakukan adjustment. Mika yang digunakan terlihat cembung. Memakai 806 ini mesti hati-hati karena mika nya terlihat tipis dan rentan karena faktor usia juga.




Gambar di bawah adalah sesama jam chronograph dengan periode produksi yang sama yaitu akhir tahun 60-an. Enicar sherpa jet di sebelahnya juga memiliki dimensi yang sama. Mengggunakan movement Valjoux 72.c dengan desain dial yang serupa. Dan keduanya sama-sama sulit didapat saat ini!..