Tuesday, July 31, 2012

OMEGA Memomatic Alarm Mechanical Cal.980


 Sudah sejak lama saya menginginkan salah satu jam Omega vintage yang termasuk paling sulit didapat, yaitu Omega memomatic dengan dial two-tone: abu-abu dan hitam. Pertama kali saya melihat Omega Memomatic seperti ini adalah sekitar 14 tahun lalu di sebuah pasar tradisional di Purwokerto. Saat itu saya melihatnya langsung jatuh cinta karena desainnya yang eye catching. Karena jam itu dalam keadaan rusak maka Omega itu tidak jadi saya beli. Beberapa kali saya mendapati Omega memomatic yang memiliki varian dial berwarna putih dan silver yang terlihat pucat dan tidak unik. Salah seorang rekan di Komunitas Kronometrofilia (Komunitas penggemar jam) memiliki salah satu varian yang saya inginkan, tapi sayangnya dia tidak ingin menjualnya. 


 Kenapa saya begitu inginkan Omega Memomatic ini? Selain dari desainnya yang sangat retro dan menarik untuk dilihat, ada beberapa fakta yang menarik mengenai tipe Memomatic ini.

Omega Memomatic adalah salah satu tipe yang value-nya meningkat secara signifikan dibandingkan dengan Omega vintage tipe lain. Sekitar 5 tahun lalu, tipe ini tidak dilihat sebagai salah satu tipe Omega antik yang patut diperhitungkan. Para penggemar dan kolektor Omega antik lebih fokus pada tipe Speedmaster Moonwatch, Seamaster Diver dan Constellation sebagai tipe-tipe Omega antik yang banyak diburu dan diperjualbelikan baik di forum internet maupun balai lelang besar. memang benar bahwa Speedmaster dan constellation adalah icon dari Omega dan paling dikenal. Sedangkan Memomatic bukanlah tipe dominan dalam jajaran produk Omega antik karena memang Omega Memomatic hanya diproduksi sebanyak 35,000 buah dalam 4 tipe berbeda.

Ada fakta menarik yang seringkali dilupakan oleh para pencinta Omega. Omega modern tidak lagi memproduksi jam mekanik yang memiliki fungsi Alarm apalagi dengan teknologi yang dimiliki oleh Memomatic pada saat itu. Omega membuat jam alarm pada produk mereka yaitu X-33 yang merupakan jam dengan quartz movement. Entah kenapa Omega tidak lagi memproduksi jam alarm mechanical sedangkan banyak produsen jam Swiss yang membuatnya.


 Omega Memomatic ini menggunakan automatic Alarm Movement Cal.980. Movement ini dibuat pertama kali pada tahun 1968 oleh Raoul-Henri Erard dan kemudian mulai diproduksi secara massal oleh Lemania khusus untuk Omega pada tahun 1969. Total unit yang diproduksi oleh Lemania adalah 35,000 unit. Keunikan lain dari Movement buatan Henri Erard ini adalah pemakai bisa melakukan setting alarm sampai ke menit. kebanyakan jam alarm yang beredar pada saat itu hanya memiliki jarum alarm yang menunjukkan jam, sedangkan Memomatic menggunakan penunjuk alarm jam (ditunjukkan dengan segitiga) dan menit (ditunjukkan dengan 2 garis berwarna orange). Penunjuk jam-menit ini menggunakan aplikasi piringan (disc) yang berputar secara independent. Penggunaan lempengan (disc) ini bertujuan agar permukaan dial tidak terlihat penuh apabila penunjuk waktu dan menit untuk alarm menggunakan jarum. Selain itu, tiang as jarum akan dibuat lebih tinggi apabila menggunakan aplikasi jarum dan otomatis akan membuat permukaan jam menjadi lebih tinggi. Penunjuk alarm jam-menit ini merupakan teknologi yang pertama kali digunakan dalam sebuah jam.

Tidak seperti jam alarm lainnya yang menggunakan 2 barrel (satu untuk penunjuk waktu dan lainnya untuk alarm), Memomatic hanya menggunakan single barrel untuk penunjuk waktu dan alarm, jadi pemakai tidak perlu memutar crown khusus hanya untuk mengisi tenaga untuk alarm, tapi dengan menggunakan jam ini secara otomatis tenaga untuk membunyikan alarm juga turut terisi. Teknologi ini sangat praktis pada saat itu dan merupakan hal yang tidak pernah terpikir bisa dilakukan dalam sebuah jam mekanik.


 Berbeda dengan desain konstruksi casing untuk jam alarm yang dibuat oleh Vulcain (Cricket), Memomatic memproduksi bunyi alarm dengan mengetuk plat besi yang berada di movement dan bukan ke caseback. Efeknya adalah suara alarm yang terdengar tidak sekeras Vulcain. Omega dengan cerdas menjelaskan 'kelemahan' ini dengan cara yang halus. Dikatakan dalam iklan mereka bahwa jam ini " ibarat miniatur sebuah jam alarm meja yang secara halus akan mengingatkan Anda terhadap janji pertemuan berikutnya, tanpa mengagetkan orang-orang yang berada di sekitar anda". Kalau dibandingkan dengan suara alarm pada Vulcain cricket, suara Memomatic memang lebih 'lembut'.

memomatic memiliki dimensi 40x43mm dengan ketealan sekitar 12mm. Perpaduan warna abu-abu, hitam dan orange terlihat sangat menarik dan sedap dipandang. Jam ini memiliki ref number.166.072 yang digrafir di inner caseback. dari serial number yang terdapat pada movement, jam ini diproduksi pada tahun 1970 (serial number 30,014,XXX). Saat ini saya padu padankan dengan mesh bracelet vintage Omega yang satu usia dengan Memomatic ini dan terlihat menjadi lebih gagah.


Tuesday, July 3, 2012

ROLEX Submariner Ref.16800 Ca.1984

 Seringkali saya ditanya, "Jenis Rolex apa yang banyak dikoleksi dan paling disukai dari sekian banyak model Rolex?". Dan jawaban saya terhadap pertanyaan ini selalu sama: Rolex Submariner!. Memang diakui bahwa sejak Submariner pertama kali masuk dalam produksi pada tahun 1954, tipe ini menjadi sebuah legenda, paling banyak disukai dan termasuk jam yang desainnya paling banyak ditiru, baik secara langsung maupun ide desain-nya. Submariner awalnya dibuat sebagai tool watch, khususnya bagi para profesional diver yang membutuhkan penunjuk waktu ketika berada di dalam air. Posting kali ini tidak akan membahas sejarah dari Rolex Submariner, tapi fokus untuk membahas salah satu milestone dalam proses evolusi Submariner, yaitu Ref.16800.

Submariner Ref.16800 merupakan tipe penting dalam sejarah dan evolusi Submariner karena tipe ini merupakan masa transisi antara 1680 (vintage) dan generasi Submariner modern Ref.16610. Tipe 16800 diproduksi pertama kali pada tahun 1977 untuk menggantikan ref.1680 yang masih menggunakan acrylic crystal, dan produksi terakhir 10 tahun kemudian, tahun 1987.


Submariner 16800 memiliki perbedaan besar dengan generasi pendahulu 1680, yaitu penggunaan sapphire crystal untuk menggantikan mika. Kemudian movement yang digunakan juga berbeda, yaitu Cal.3035 yang merupakan high beat movement modern. Perbedaan lain adalah depth rating-nya. Submariner 16800 memiliki depth rating 300m, sedangkan 1690 memiliki depth rating 200m.

Ref.16800 sendiri memiliki 2 varian, yaitu yang masih menggunakan dial lama (matte black dan indeks tanpa ring gold) dan dial baru (dial berwarna hitam mengkilat dan indeks sudah memiliki ring gold). Diketahui, 16800 yang menggunakan dial generasi baru dengan warna hitam mengkilat dan bulatan indeks yang memiliki ring gold, mulai diproduksi pada tahun 1984. 16800 yang masih menggunakan dial lama sering dibilang sebagai Rolex yang memiliki 'the best of the two worlds', yaitu kesan vintage pada dial dengan kemasan modern berupa sapphire crystal dan generasi movement yang baru.

16800 yang baru saya akuisisi ini merupakan generasi pertama 16800 yang mulai menggunakan dial model baru. Yang sangat saya suka dari 16800 ini adalah penampilannya yang terkesan vintage dan kondisinya yang masih bagus. Pertama kali saya lihat, mata saya langsung tertumbuk pada warna indeks dan jarum jam yang berubah menjadi kecoklatan dengan merata. Biasanya warna ini saya lihat pada Submariner yang usianya jauh lebih tua. Kalau diperhatikan pada gambr diatas, ternyata warna dial yang semula glossy black sudah berubah menjadi kecoklatan yang sering disebut sebagai 'Tropical dial'. Proses perubahan ini alami karena terjadi secara menyeluruh dan merata ke seluruh permukaan dial dan indeks.


Saya perhatikan kondisi casing jam ini masih sangat bagus. Bagus disini artinya bahwa kondisi casing seperti tidak pernah dipoles, atau kalaupun pernah dipoles tentunya dilakukan dengan sangat baik dan tetap meninggalkan kondisi sesuai aslinya. Contoh paling mudah adalah gambar diatas. Kondisi lugs pada casing masih terlihat bersudut dan serat pada lugs bagian atas masih terlihat. Pada jam Rolex yang sudah sering dipoles, sudut pada tepi lugs biasanya sudah hilang dan cenderung membulat. Kondisi rantai juga masih rapat dan tidak kendor. Saya berencana untuk membiarkan kondisi ini apa adanya saja karena memang terlihat lebih bagus. Baret-baret yang ada pada sisi casing masih wajar karena pemakaian.


Nah, sekarang saya coba bandingkan 16800 ini dengan generasi sebelumnya yaitu Ref.1680 yang merupakan generasi terakhir dari Submariner 1680 yang diproduksi tahun 1977. Yang paling terlihat berbeda adalah indeks pada dial 1680 yang terlihat lebih besar karena memang tidak memiliki ring gold pada setiap indeksnya. Warna indeks dan jarum pada 16800 terlihat lebih 'matang' dari 1680, jadi seolah 16800 berusia lebih tua.


Sunday, June 24, 2012

ROLEX TUDOR 'Red' Ranger: The Mystery


 Saya menulis Sub Judul diatas dengan 'The Mystery', karena memang bagi saya dan mungkin juga banyak penggemar jam antik lain yang masih mempertanyakan kebenaran keberadaan Tudor ini. Apa sih yang menjadikan jam ini menjadi misterius? Saya mencoba untuk menuliskan apa yang pernah saya baca, ditambah pengamatan jam ini secara langsung (fisik) dan pendapat saya pribadi.

Terakhir kali saya melihat sebuah Red Ranger sekitar 4 atau 5 tahun lalu di sebuah toko jam di Melawai. Dari informasi yang saya tahu, jam itu dibeli di Singapore dan ternyata setelah di teliti jam Red Ranger itu franken. Jam-jam Tudor Ranger baik yang Red atau yang putih lebih sering ditemui sekitar 7 atau 8 tahun lalu. Saya ingat sekali bagaimana senangnya saya saat pertama kali mendapatkan Red Ranger pertama saya. Kesenangan saya langsung menguap setelah saya lihat ternyata orang yang menjual Tudor itu ke saya esoknya memiliki tudor jenis yang sama lagi, begitu pula esok harinya dan esok lusanya. Dari kenyataan itu saya mengambil kesimpulan awal kalau Ranger yang beredar saat itu adalah palsu!

Ok. Sekarang saya coba mulai dengan sebuah Pertanyaan yang sederhana: apakah benar Rolex memproduksi secara massal (dan tentu saja secara resmi) Tudor 'Red' Ranger ini? saya tidak bicara mengenai Tudor Ranger yang tulisan putih, tapi khusus Tudor Red Ranger ini. Ada 2 pendapat mengenai jawaban pertanyaan ini. Pertama, Red Ranger tidak pernah secara resmi dan massal diproduksi oleh Rolex/Tudor dan keberadaan Red Ranger yang sering terlihat di internet ataupun secara fisik dijual di sekitar kita dinyatakan sebagai Franken Tudor atau bahkan malah Fake. Keberadaan Red Ranger dianggap sebagai hasil 'kerajinan tangan' orang-orang yang ingin memunculkan Tudor yang unik.

Pendapat kedua mengatakan bahwa Red Ranger memang ada secara fisik dan original dari Rolex/Tudor tapi bukanlah produk resmi yang masuk dalam katalog Tudor atau Rolex pada jaman itu. Karena memang Tudor Ranger yang masuk dalam katalog bukanlah Red Ranger. Argumen ini menurut saya lemah dan mudah dipatahkan karena memang tidak ada bukti otentik.


Memang desain dan penampilan Tudor Ranger bisa membuat seorang penggemar jam antik jatuh cinta pada pandangan pertama. Desain dan dimensinya mengingatkan kita pada desain saudara tuanya, Rolex, yaitu Explorer 1 Ref.1016. Desain dial menggunakan matte black dengan kombinasi indeks arabic dan balok. Desain jarum yang khas membuat penampilan sebuah Ranger menjadi unik sekaligus menarik.

Saya semakin penasaran dengan tipe ini dan berusaha mencari bukti otentik keberadaan Red Ranger. Ternyata sangat sulit, dan saya mendapatkan bukti otentik sebuah Tudor Ranger yang original karena disertai oleh paper dari Rolex/Tudor. Bedanya, Ranger ini sudah menggunakan logo baru serupa tameng atau topeng Ksatria. Bentuk jarum dan indeks serupa dengan Red Ranger yang saya bahas disini. Dari paper yang menyertai Tudor Ranger dibawah terlihat bawah ref number Ranger adalah 9050 untuk Ranger yang menggunakan date.
 

Sekarang kita lihat caseback dari Red Ranger misterius ini. Penampilannya sangat meyakinkan dan dibuat dengan teknik yang baik dan rapih. Bisa dilihat dari kedalaman stamping tulisan "...OYSTER CASE BY ROLEX....", begitu juga dengan gerigi sebagai pembuka caseback dibuat dengan rapi. Bentuk case back cembung, persis sama dengan caseback Rolex. Stamping ini adalah yang terbaik yang pernah saya lihat pada sebuah Tudor. dan karena kerapian inilah malah saya jadi curiga. Dari beberapa jam Tudor original yang pernah saya lihat dan saya miliki (kecuali tipe Submariner), biasanya memiliki case back yang tidak cembung seperti ini.


Kita bandingkan caseback dari Tudor Ranger 9050 yang original dari gambar sebelumnya. Caseback Tudor non Submariner biasanya memang rata seperti gambar dibawah. Case back cembung biasanya digunakan untuk Tudor Submariner. Kalau Red Ranger itu asli juga, berarti Rolex/Tudor memiliki 2 jenis caseback yang berbeda. kalau iya, apa dasar pembedaan itu?


Sekarang kita lihat jeroan dari red Ranger ini. Seperti halnya jam Tudor lainnya, Movement yang digunakan adalah ETA dan red Ranger ini menggunakan ETA Cal.2472 yang merupakan automatic movement dengan feature tanggal. Tapi Red Ranger ini menghilangkan feature tanggal nya. Kalau menurut saya, movement ETA ini original dan bukan mesin 'ETA' yang dipalsukan, yang sering disebut sebagai 'asian ETA cloning'. Pada caseback terdapat tulisan 'MONTRES TUDOR SA-GENEVA SWITZERLAND-PATENTED'. Dari kualitas stamping tulisan tersebut yang kurang rapi dan cenderung agak berantakan, saya berpendapat kalau casing ini adalah palsu. Pada bagian bawah terdapat kode Ref jam ini: 9050. Bedanya dengan Tudor Ranger lain dalam posting ini (original) menggunakan ETA Cal.2784 dan menggunakan tanggal.


'Keanehan' lain dari red Ranger ini bisa dilihat dari proses penulisan serial dan reference number yang diletakkan di lugs. Pada bagian serial number tertulis 724117 dan reference number 9050. Dari artikel yang pernah saya lihat, Tudor biasanya membuat pembedaan dengan Rolex dalam penulisan reference number, yaitu dengan menambahkan kode 0 dibelakangnya. Jadi seharusnya tertulis 9050/0. Kemudian untuk serial number biasanya ada tulisan STAINLESS STEEL diatas serial number, persis seperti yang biasa Rolex lakukan. Hal lain yang membuat saya penasaran adalah terdapat pola horisaontal yang rapat seperti bekas sebuah logam dihapus oleh logam lain (bergesek). kalau diperhatikan dengan seksama akan terlihat pola itu ditengah space antara lugs dan pola itu sama untuk kedua bagian (atas dan bawah). Diatas pola gesekan itu baru di grafir serial dan ref number. Hal lain yang membuat saya berpikir ini casing palsu adalah karena saya tidak melihat adanya bekas 'luka' karena gesekan kupingan rantai ke casing. Bekas ini biasa muncul untuk jam-jam yang aslinya menggunakan rantai. Dan Tudor Ranger selalu diproduksi menggunakan rantai.



Terlepas dari kenyataan bahwa Red Ranger ini masih diragukan originalitas-nya, saya tetap mengakui bahwa Red Ranger ini memang cantik dan unik. Saya berusaha mencari gambar-gambar Red Ranger di internet dan mayoritas saya mendapatkan gambar yang serupa. Salah satu contohnya adalahsebuah Red Ranger yang fotonya bisa dilihat di bawah. Red Ranger ini diakui oleh pemiliknya sebagai 'tidak seharusnya', tapi karena dia melihat jam ini dan jatuh cinta maka jam ini tetap dipakai.


Bandingkan dengan Red Ranger yang saya bahas disini (gambar di bawah), sungguh serupa karena mungkin Red Ranger yang diragukan keasliannya ini dibuat di sebuah tempat yang sama di sebuah negara yang mungkin tidak jauh letaknya dari Indonesia. Analisa dan review ini murni hanyalah pendapat saya berdasarkan pengamatan dan studi literatur serta bacaan di beberapa forum. Mungkin saja ada kelalaian yang lupa saya sampaikan dan ternyata merupakan kepingan penting untuk mengungkap ke-misterius-an Tudor Red Ranger. Karena itu, bila anda punya data tambahan sebagai pelengkap dan menjawab rasa penasaran saya, silahkan hubungi saya via email di acing2000@yahoo.com.