Thursday, March 31, 2011

Perbandingan Panerai PAM 111 Original dan Palsu

Posting kali ini sebenarnya sudah lama ingin saya lakukan karena semakin banyaknya peredaran jam-jam palsu dengan kualitas yang sangat bagus. Entah itu dengan sebutan KW Super, Replika premium atau Ultimate KW, tapi kesemuanya memiliki kesamaan: kualitas buatannya semakin baik dan mendekati kemiripan dengan aslinya. Terutama untuk bagian-bagian yang mudah terskpos mata. Suatu kali saya ditunjukkan teman sebuah jam Panerai palsu yang kualitasnya sangat bagus dan awalnya saya mengira bahwa jam yang dia pakai memang asli. Akhirnya, dengan bantuan seorang teman, saya mendapatkan pinjaman sebuah Panerai PAM 111 yang asli dan palsu. Dan posting ini berusaha menunjukkan sebisa saya dengan pengamatan yang sederhana mengenai perbedaan kedua produk ini. Kemungkinan masih banyak hal yang luput dari amatan saya, namun setidaknya hal ini sebagai pengingat untuk berhati-hati dalam membeli sebuah jam. Perbandingan yang saya buat memang hanya PAM 111 karena sampai saat ini, tipe inilah yang memiliki seri palsu yang sangat baik dan kebetulan juga tipe ini adalah tipe yang banyak disukai.

CASING

Hal pertama yang jelas terlihat oleh mata adalah casing jam. Bagian inilah yang paling mudah ditiru dan sudah banyak contoh banyak merek jam yang dipalsu dengan kualitas buatan casing yang sangat mirip. mengapa hal ini mudah? mungkin karena material steel 316L masih mudah didapat dan pengerjaannya (mungkin) tidak begitu rumit dan sulit. Kedua jam ini memiliki konstruksi, model poles dan bobot yang sama persis. Bahkan ketika kedua jam ini saya bersihkan dengan lap khusus yang disediakan oleh Panerai, kilau yang muncul sama persis.

Crown protector yang menjadi ciri khas dari Panerai juga dibuat sangat mirip. Pam 111 ini memiliki finishing crown protector model brushed sehingga terlihat berbeda dengan polesan casing. Anda lihat gambar dibawah, kedua jam ini memiliki jenis finishing brushed yang identik dari mulai dimensi dan pola polesan. Beberapa Panerai palsu yang pernah saya lihat memiliki crown protector yang sangat mudah dikenali dan berbeda dengan versi aslinya.

Bagian lugs juga serupa dengan crown protector, Panerai 111 yang palsu memiliki dimensi, cutting dan polesan yang sama persis dengan aslinya. Salah satu kelemahan yang saya jumpai pada panerai palsu kebanyakan adalah buatan lubang untuk spring bar yang seringkali tidak pas sekali dengan spring bar sehingga kadang spring bar tidak bisa masuk dengan halus dan rapi. Jam Panerai palsu ini berulang kali saya bongkar pasang spring bar-nya dan ternyata tetap halus dan rapi pemasangannya.

Sekarang kedua jam ini kita letakkan bersebelahan. Yang saya lihat adalah ketinggian corundum (kristal) tebal casing, tekukan lugs dan tentu saja pola polesan casing. Kedua jam ini ternyata memiliki ketinggian yang sama persis! detail seperti pola tekukan lugs, cutting dari casing sangat rapi dan halus, seperti hasil dari mesin cutting baja pabrikan skala besar. Polesan juga serupa. namun bisa jadi ketinggian corunduk (ketebalan) akan sedikit berbeda bila diukur dengan alat yang lebih presisi. Corundum panerai dikenal sangat keras dan konstruksinya kokoh. Coba perhatikan crown jam. Untuk Panerai yang palsu (kiri) terlihat lebih tinggi sepersekian mili dari yang asli.



DIAL

Setelah seri H, Pam 111 mulai menggunakan model dial sandwich dimana dial dibuat dalam 2 layer. Hal ini termasuk hal yang unik dan khas dari sebuah jam Panerai. Biasanya Panerai palsu ceroboh dalam membuat model dial seperti ini. Seringkali saya mendapati panerai palsu yang memiliki dial sandiwich yang terlalu renggang jaraknya atau juga malah terlalu dempet. Hal lain lagi adalah warna dari second layer dial yang diberi lapisan yang berpendar dalam gelap. kedua jam saya foto dari sudut dimana kita bisa melihat bagaimana konstruksi sandwich dial, dan saya lihat dari foto di bawah bahwa keduanya sangat mirip. Panerai yang palsu berada di sebelah kanan Lihat pada angka 6 di dial, hasil dan finishingnya sangat mirip. kalau kita lihat menggunakan pembesar, terlihat bahwa ada bagian dari dial yang hurufnya lebih timbul sepersekian milimeter pada jam panerai palsu. Terutama pada kata Panerai. Sedangkan pada kata "LUMINOR MARINA" ketebalannya sama persis!

CASEBACK dan MOVEMENT

Kebetulan PAM 111 memiliki caseback transparan sehingga kita bisa membedakan secara langsung. Bagian inilah yang seringkali kita dengan mudah mengetahui apakah sebuah panerai asli atau palsu, karena seringkali dibuat dengan tidak detail. Kedua jam ini memiliki finishing 'cuotes de geneve', berupa finishing yang membuat seolah movement memiliki pola tertentu. Panerai yang palsu (sebelah kanan) juga memiliki pola yang sama. Hanya saja bedanya pola yang dibuat tidak sehalus panerai yang asli, namun pola dan teksturnya sudah benar. Movement PAM 111 menggunakan ETA 6497 dan panerai palsu yang berada di sebelah kanan menggunakan cloning dari movement yang sama. Dan hebatnya, movement panerai palsu ini juga menggunakan swan neck regulator yang sama persis dengan aslinya. Untuk jam Panerai palsu yang murahm swan neck ini tidak dibuat. Saya berpikiran kalau model movement kloning sebagus dan serapi ini apakah benar dilakukan oleh sebuah home insdutri di Cina sana? karena buatannya sangat rapi dan detil.

Kelemahan dari jam palsu adalah stamping yang dilakukan pada caseback yang biasanya seadanya, tidak dalam emboss-nya dan juga tidak rapi. Berbeda dengan panerai palsu ini, perbedaannya nyaris tidak ada! pam 111 palsu yang berada di sebelah kanan memiliki pola cetakan, kedalaman dan finishing yang sangat mirip dengan aslinya. Dari gambar di bawah juga terlihat agak jelas bagaimana cotes de geneve pada pam 111 palsu tidak begitu rapi (bila dilihat dengan magnifier), dan kilaunya juga sedikit berbeda.

Sekarang coba perhatikan serial produksi kedua jam ini. pada PAM 111 asli terlihat model cetakannya lebih dalam dan lebih rapi, sedangkan yang palsu tidak begitu dalam dan bila dikenai cahaya akan lebih terlihat perbedaannya. Kemudian, tulisan OFFICINE PANERAI yang ada pada permukaan dial juga sedikit berbeda terutama bila dilihat dibawah sinar. Warna tulisan pada PAM 111 asli berwarna biru tua, sedangkan pada yang palsu biru ke-ungu-an.

Memang semakin hari teknologi untuk membuat jam palsu mendekati kemiripan dari jam aslinya semakin canggih. Tapi tentu saja jam palsu dengan kualitas sebagus ini memiliki harga yang cukup mahal (untuk sebuah jam palsu tentunya), namun masih 1/11 bahkan lebih dari harga jam aslinya. Saya seringkali menerima email, sms atau telepon yang menanyakan apakah jam yang dia punya asli atau tidak. Terus terang saya tidak bisa identifikasi langsung dengan hanya melihat gambar (kecuali memang jam palsu yang kualitas-nya acak adut sih gampang). Beberapa orang bilang bahwa jam yang dia miliki diberi oleh teman, boss-nya (orang asing) atau hadiah dari kantor dll. Bukan berarti kalau yang kasih orang asli pasti asli jamnya, karena mungkin mereka pun tidak mengerti.

Posting ini bukan bertujuan malah menyuruh anda membeli jam palsu aja karena toh penampilannya mirip. Setidaknya harus bersikap lebih hati-hatilah dalam melakukan pembelian, terutama dari orang yang belum anda kenal atau percaya dengan baik. Coba saja lihat gambar dibawah. Begitu kedua jam tersebut dipasangkan custom strap, orang akan semakin sulit membedakan. bayangkan kalau sekali waktu anda didatangi orang yang mengatakan sedang butuh uang dan hendak menjual PAM 111 nya dengan sangat murah, "saya jual 20 juta aja mas, karena saya butuh dana tunai segera!"...siapapun pasti mau kalau mendapatkan PAM 111 dengan harga menarik seperti itu. Tapi setelah dilihat lebih teliti ternyata PALSU....

2 comments:

Paskal Panuntun said...

teringat saya beberapa waktu lalau diberi Tag sebagai kenang2an atas kepindahan saya. Setelah melihat posting ini saya jadi ikut bertanya

'Asli ga ya?' hehehehe

Investasi jam hari ini memang mengerikan

ayus said...

Mas Arif, klo mo bli yg palsu yg nyaris identik ini dimana y? dan harganya brapa y..? saya jadi tertarik mo beli, soalnya beli yg aslinya belum mampu.. hehe..