Thursday, November 8, 2007

Wristwatch Basic: The Jewels.

Seringkali saya mendapat pertanyaan yang sama dari banyak orang: Apa maksud tulisan sekian jewels di dial jam? apa ada kaitannya dengan kualitas jam tersebut? Dalam posting kali ini saya coba bahas sepintas mengenai kedua pertanyaan tersebut diatas.

Jam-jam tangan yang baik biasanya menggunakan jewels dalam movement mereka (biasanya batu rubi dan sekarang diganti dengan sintetik rubi). Jewels ini memiliki fungsi yang penting dalam kelancaran pergerakan movement jam tersebut. Jenis jewels ini dipilih untuk tujuan mengurangi friksi saat antar parts dalam movement yang saling bergesekan secara terus menerus. Rubi dipilih karena kekerasannya dan juga karena permukaannya yang halus. Warna asli rubi yang merah masih dipertahankan sampai sekarang. Kombinasi inilah yang membuat jewels dari rubi adalah pilihan yang terbaik. Untuk movement lower end sebelum tahun 70-an biasanya hanya menggunakan 5 atau 7 jewels, dan kemudian menghilang setelah era quartz muncul. Saat ini, sebagian besar jam tangan berpenggerak manual wind menggunakan standar 17 jewels dalam movementnya.

Berikut adalah beberapa contoh functional jewels yang pasti ada dan digunakan dalam movement:
1. Hole jewel: jewel berbentuk donat sebagai dasar dari bearing yang berputar.

2. Pallet stone jewel: jewel berbentuk kotak bata, jewel ini bertugas untuk menahan dan melepas escape wheel. Gear pada escape wheel berbentuk aneh seperti sepatu boot.

3. Roller jewel: Jewel ini berada pada roda balance yang bergerak maju-mundur (bolak-balik).


4. Hole and Cap Jewels: Penggabungan flat jewel dan hole jewel diletakkan didasar as bearing.


Pada gambar dibawah dapat dilihat penggabungan dari semua jewels diatas dalam sebuah gambar perspektif movement dengan 17 jewels.


Dan gambar dibawah adalah foto dari movement ETA 17 jewels cal.1700, sebuah movement yang sederhana tapi berkemampuan sangat baik.

Sebagai catatan bahwa movement automatic dan movement dengan penambahan fungsi seperti chronograph dan calendar, dapat memiliki jumlah jewels yang jauh lebih banyak. Sebagai contoh, jam IWC Il Destriero Scafusia (diklaim sebagai the most complicated wristwatches) memiliki total 76 jewels untuk mengakomodasi fungsi-fungsi waktu, perpetual calendar, chronograph rattrapante, repeater dan tourbillon, dan jam ini adalah jam manual winding!

Apakah semakin banyak jewels semakin baik?
Tidak selalu. Seperti yang sudah dijelaskan diatas, tipikal jam-jam manual movement saat ini hanya membutuhkan 17 jewels. Beberapa jam-jam high grade atau yang memiliki movement yang sangat tipis akan memiliki penambahan jewel untuk meningkatkan kualitas dan kepentingan konstruksi, namun tidak akan lebih dari 21-23 jewels. Karena prinsipnya, jewels hanya digunakan untuk mengakomodasi pergerakan parts yang constant dan frekwensi tinggi sehingga part penggerak tanggal, jam dan menit tidak memerlukan jewels.
Movement automatic akan menambahkan 4-8 jewels untuk membantu transfer energi yang efisien dari rotor untuk menggerakkan mainspring. Pada tahun 70-an, publik dikejutkan dengan keluarnya beberapa jam tangan dengan menggunakan jewels yang luar biasa banyak. Masyarakat masih bisa dipengaruhi pendapat masyarakat jaman dulu (sebelum 1900) bahwa semakin banyak jewels semakin bagus dan mahal jam tersebut. Hal ini dulu memang benar karena sebelum tahun 1900, jewels memang dibuat dari batuan rubi yang sebenarnya, jadi semakin banyak rubi yang digunakan akan semakin mahal. Namun sekarang sudah tidak ada lagi batuan rubi yang alami, semuanya menggunakan rubi sintetik atau sering juga disebut Corrundum.

Contoh dibawah yang pernah saya dapat adalah TITUS automatic dengan 77 jewels. Setelah diamati, jewels yang fungsional sebenarnya tidak lebih dari 21 jewels, sisa 56 jewels yang lainnya tidak memiliki fungsi sama sekali. Bisa dilihat peletakan jewels pada sekeliling bearing. Jewels disitu tidak berperan apa-apa karena tidak bergesekan dengan part lain, kecuali jewel yang berada ditengah.

Pemakaian jewels yang lebih ekstrim lagi dapat dilihat dari jam dibawah. Jam keluaran Waltham di bawah ini memiliki 100 jewels! bisa anda bayangkan bagaimana bentuknya jewels tersebut. Setelah dibuka ternyata movementnya hanya menggunakan jewels standar sebanyak 17 jewels dan 83 jewels yang lain berada di tempat yang tidak semestinya. Di sekeliling rotor anda lihat ada plat steel yang seolah menjadi "frame" rotor automatic. Nah dibalik "frame" itulah diletakkan 83 jewels yang tersisa agar lengkap menjadi 100 jewels! (sepintas bisa anda lihat sebagian jewelsnya)

Dari penjelasan singkat ini mudah-mudahan anda mendapat sedikit informasi agar menjadi jelas apa itu jewels dan apa fungsinya. Jadi kalau ada pedagang menawarkan jam dengan jewels yang banyak dan dia klaim bahwa kualitasnya lebih baik, ini dan itu, anda cukup senyum saja dan bilang pada mereka,"Mas, buka blog jamkuno dulu deh baru jualan!".

4 comments:

Dicky said...

Pak Arif, informasi yang menarik dan sudah lama di tunggu2..

Bagaimana dengan Cal. (mis. Cal. 1700)? Apa juga bisa dijelaskan maksudnya apa? (mohon maaf karena saya newbie di dunia jam :) )

Salam

Arif Yulianto said...

Angka dalam calibre tidak ada patokan khusus karena itu tergantung dari produsen jam tsb dan tiap perusahaan beda-beda, ETA kebetulan pakai 4 angka seperti cal.1700, Omega dulu pakai 3 cal.565, angka dan sekarang pakai 4 angka misal cal.1020, 1045 dll.

demikian penjelasan yang saya tahu pak..

Rudi said...

Trims Pak Arif buat pencerahan mengenai jewels pada jam, dulu rekan2x saya pada waktu masih SD dulu mengatakan jewels itu batere jam hehehe. Mengenai jewels pada jam dinding apakah sama dengan jam tangan ?

foolan said...

oh, saya pikir malah perhiasan yang ada pada jam. Terima kasih atas pencerahannya dan salam kenal.